DHARMA MULIA CARE

BERBAGI PENGALAMAN WOUND CARE DAN STOMA CARE DENGAN DEIDRE WIDALL DAN DHARMA MULIA CARE

“Share Experience about Wound and Stoma Care with Deidre Widall and Dharma Mulia Care”

Minggu, 14 Oktober 2012

Setahun sudah kunjungan Nurses for Nurses Network Australia (NFN) telah berlalu akan tetapi kerjasama kami terhadap salah satu perkumpulan perawat di Australia ini tetap berlanjut. Kunjungan NFN diketua oleh Cheryl Dezotti dan rekannya Sue setahun yang lalu bersama perawat-perawat seluruh Australia. Pada tanggal 16-20 September 2012 ini, kami kembali mendapat kesempatan kunjungan dari salah satu anggota NFN Australia bernama Deidre Widdall yang bekerja di Darwin Hospital, Australia. Kesempatan besar ini kami gunakan untuk berbagi pengalaman bersama tentang perawatan luka dan perawatan stoma. Berbagi pengalaman tidak hanya kami fokuskan untuk tim Dharma Mulia Care (Dhalia Care) tetapi kami berikan juga kesempatan pada mahasiswa diploma dan universitas yang ada di Bali.

Gambar 1. Penanggung jawab Dhalia Care Ns, I Made Sukma Wijaya, S.Kep,WOC(ET)N bersama Ketua Nurses for Nurses Network Cheryl Dezotti pada kunjungan bulan Oktober 2011.

Deidre atau “De” panggilan akrabnya telah banyak memberikan edukasi pada seluruh tim dahlia begitu juga sebaliknya kami memberikan pengalaman kami dalam perawatan luka di Bali dengan konsep budaya dan spiritualnya. Selain berbagi pengalaman, De juga membawa bantuan dari Australia berupa produk balutan luka dan kantong stoma. Bantuan ini kami langsung berikan pada pasien-pasien kami untuk dapat mengurangi biaya perawatan yang dijalani mereka. Ada juga produk balutan luka baru yang dibawa De ke kami dan kami langsung diberikan pelatihan singkat bagaimana penggunaan produk tersebut ke pasien. Walaupun ini bukan produk baru yang dalam arti baru terbit, tetapi ini baru bagi kami di Bali khususnya yang jarang menggunakan produk ini. Kami menerapkan penggunaan Silver Dressing pada salah satu pasien kami dan kami mengevaluasi pada hari ke-3 yang memberikan hasil sangat baik pada proses penyembuhan luka.

Gambar 2. Penerapan Silver Dressing

Perawatan luka memang sangat menarik kita bahas bersama. Selama 5 hari kami berdiskusi tentang penanganan pasien dengan kasus kompleks dan bagaimana meningkatkan pengetahuan serta skill kita dalam perawatan luka. De memberikan kami konsep yang dia rumuskan sendiri tentang ilmu perawatan luka, yaitu “FIVE FUNDAMENTAL IN WOUND CARE”. De menyampaikan ada 5 (lima) dasar dalam perawatan luka, yaitu (Widdal, 2012);

1. Its not just about the wound

Perawatan luka tidak hanya berfokus pada luka saja, tapi keseluruhan dari individu tersebut. Dalam perawatan luka kita sebagai perawat luka perlu melihat berbagai aspek dari individu yang kita rawat yaitu bio-psiko-sosio-kultural, karena semua aspek tersebut akan mempengaruhi proses kesembuhan luka. Dalam hal ini jika perawatan luka baik, tapi psikologis dan gizi pasien tidak kita kaji dan diberikan intervensi maka hasilnya proses penyembuhan luka akan lambat dan akan memperburuk kondisi luka. Maka dari itu diperlukan perawatan secara holistik.

2.  Assessment, assessment, assessment

Seluruh aspek kebutuhan individu yang dikaji terlebih dahulu kemudian baru akan dikaji lukanya. Pengkajian luka meliputi; tipe luka, riwayat luka, tahap penyembuhan luka, adanya infeksi, status vascular, dimensi luka, tipe jaringan, lokasi, kedalaman, pinggiran luka, eksudat dan lainnya.

3. What is the goal?

Pada umumya tujuan perawatan luka adalah mendukung proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi. Tujuan perawatan luka dapat disusun berdasarkan pengkajian yang telah kita lakukan. Untuk mencapai tujuan kita gunakan manajemen “TIME”

4. Know your products

Pengenalan berbagai jenis produk balutan luka sangatlah penting diketahui perawat. Jika tidak mengetahui bagaimana aplikasinya ke luka maka proses penyembuhan luka tidak akan dicapai bahkan luka akan semakin memburuk. Hal ini memerlukan banyak pengalaman perawat untuk dapat mengenal produk luka. De membagi produk luka menjadi; balutan konvensional (passive dressing), balutan modern (interactive dressing), dan anitimikrobial.

5. Documentation

Dokumentasi keperawatan menjadi salah satu yang pentimg dilakukan perawat untuk menunjukkan eksistensi perawat professional. Perawat di beberapa rumah sakit sering mengacuhkan dokumentasi perawatan luka, misalnya di catatan perawatan hanya dituliskan luka positif di tangan kanan, bau dan ada infeksi. Jika hal itu dibaca oleh tenaga kesehatan lainnya maka hal itu tidak akan menunjukkan profesional kita sebagai perawat. Untuk itulah kita perlu melakukan pengkajian dan dokumentasi luka dengan benar seperti; luka diabetic pada kaki kanan, luas luka, tipe luka, stadium luka, prosentasi tipe jaringan, jumlah dan tipe eksudat, adanya infeksi, keadaan pinggiran luka. Kemudian dicantumkan diagnose keperawatan kita, perencanaan yang akan kita lakukan dan evaluasinya.

Ilmu keperawatan akan terus berkembang termasuk ilmu keperawatan luka. Konsep dasar dalam perawatan luka tersebut menjadi pengembangan ilmu perawatan luka. Selain perawatan luka, De juga berbagi ilmu tentang perawatan stoma. Kami memberi kesempatan pada salah satu pasien stoma kami untuk datang ke kami dan berdiskusi dengan De. Banyak hal telah diajarkan ke pasien dan juga tim kami dahlia care mengenai pentingnya konseling pada pasien stoma. Pelayanan perawatan stoma baru kami buka beberapa bulan lalu dan kami terus berusaha memberikan informasi bagi pasien stoma di daerah Bali dapat mengambil kantong stoma gratis ke kami. Ilmu perawatan luka dan stoma ini juga kami bagi bersama rekan-rekan CWCCA (Certified Wound Care Cilinician Associate) yang berkesempatan hadir ke klinik kami dan juga mahasiswa di Bali.

Gambar 3. Berbagi ilmu tentang perawatan luka

Gambar 4. Tim dhalia care bersama pasien, deidre, dan anggota CWCCA Bali Angkatan 1

Kami sangat bersyukur akan kerjasama yang telah terjalin bersama NFN Network begitu juga secara pribadi dengan De. Semoga ilmu yang kami dapatkan dapat kami gunakan untuk bisa membantu pasien dan masyarakat Bali serta memajukan KEPERAWATAN menjadi lebih PROFESIONAL. Kami akan terus berbagi pengalaman dan ilmu untuk semua kalangan yang membutuhkan baik dari mahasiswa keperawatan atau kesehatan lainnya, tenaga pendidik dan praktisi kesehatan (perawat ataupu  tim kesehatan lainnya di rumah sakit). Untuk informasi lebih lanjut tentang perawatan luka, stoma dan inkontinensia, silahkan hubungi dan kunjungi kami DHALIA CARE.

Gambar 5. Diskusi bersama mahasiswa tentang keperawatan di Australia dan nursing enterpreneurship

Gambar 6. Berbagi ilmu perawatan stoma bersama tim Dhalia Care, Deidre dan mahasiswa

Gambar 7. Foto bersama tim Dhalia Care, Deidre dan Mahasiswa

Gambar 8. Foto bersama Tim Dhalia dan Deidre

Oleh Dhalia Care

Jl. Gunung Agung No. 166, Denpasar-Bali

Telp. (0361) 3657778

 

Untuk mengetahui tentang NFN silahkan klik link berikut: http://www.nursesfornurses.com.au/splash.aspx

About dharmamuliacare

Praktek Perawat Spesialis Perawatan Luka Please contact us, if you have a problem about wound Jln. Gunung Agung No. 166 Denpasar-Bali View all posts by dharmamuliacare

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: